Penanganan Kali Kalapa, Kades Wadas : Kami Butuh Bukti Bukan Janji


Kepala Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Junaedi meminta kepada Pemkab Karawang dan seluruh Kawasan industri yang mengalirkan buangan air, agar segera dapat mengatasi dampak banjir yang diterima oleh masyarakatnya.

"Perjuangan kami bersama masyarakat meminta agar segera diatasi permasalahan ini, sudah sejak satu tahun lalu. Untuk kali ini, kami sudah tidak mau dijanji - janjikan lagi. Karena dampaknya sudah sangat luar biasa ketika curah hujan sekarang tinggi,"katanya

Menurut Junaedi, selaku bagian dari Pemerintahan yang memiliki kewajiban memperjuangkan nasib masyarakat mengapresiasi Pemkab Karawang yang sudah merespon secara serius permasalahan ini. Meski pun tetap masih harus menunggu dulu hasil kajian teknis yang sedang dipersiapkan dalam waktu satu minggu ke depan.

Selasa, (16/02/2021) keseriusan Pemerintah Daerah dalam meyelesaikan dampak terhadap warga Desa Wadas dibuktikan melalui rapat bersama dengan beberapa management kawasan industri, Pemerintah Desa (Pemdes), unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan beberapa perwakilan masyarakat.

Rapat yang berlokasi dikawasan Sedana Golf dan dimulai pukul 11 : 00 WIB, fokus pada pembahasan teknis permasalahan yang harus diatasi.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana yang turut hadir dalam forum rapat tersebut menyampaikan pernyataannya, bahwa masalah Kali Kalapa tidak sepenuhnya menjadi beban serta tanggung jawab Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Karawang.

"Saya meminta semua kawasan yang memberikan dampak untuk sama - sama bergotong royong menyelesaikan permasalahan yang selama ini berdampak langsung pada masyarakat. Khusus untuk Kawasan Jabar Industrial Estate (KJIE) yang sedang berproses pembangunan proyek real estate Rolling Hills. Saya meminta agar dapat menyelesaikan terlebih dahulu kewajiban yang tertuang dalam kajian Addendum Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) dan hasil kajian hidrologi," ujar Cellica.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan, dirinya tidak akan menandatangani Surat Keterangan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKLH) kalau KJIE belum memenuhi semua kewajibannya."Bila sudah terpenuhi semua, dirinya pun akan segera tanda tangani SKKLH KJIE itu."tegas Bupati. (Teguh)