Penyuluh KB Di Karawang Dilatih Kelola Medsos


Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang melaksanakan pelatihan bagi Admin Media Sosial (Medsos) bagi Satuan Pelayanan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dari 30 Kecamatan, Selasa, (16/2/2021).

Menggandeng Ikatan Penulis Pemerhati Kependudukan dan Keluarga Berencana (IP2KKB), Para Penyuluh diajarkan bagaimana cara mengelola Media sosial di masing-masing Kecamatan, observasi dan interviu, menulis narasi, teknik mengambil gambar jurnalistik, membuat konten, Sosmed Branding, hingga editing vidio dan Film Pendek.

Ketua Ikatan Penulis Pemerhati Kependudukan dan Keluarga Berencana (IP2KKB) Karawang Ujang Gugun Gunawan menerangkan, DPPKB Karawang merupakan Dinas yang pionir dalam penggunaan  media sosial sebagai alat bantu menyosialisasi programnya sehingga IP2KKB , yang merupakan mitra yang terdiri dari jurnalis dan pemerhati kependudukan dan KB ini memandang perlu turut serta memintarkan jajaran DPPKB sebagai mitra publikasi.

"Program KB yang saat ini dikenal sebagai program Bangga Kencana mengarah kepada kaum milenial yang aktif menggunakan medsos sebagai sasaran program, apalagi saat ini usia muda mendominasi pada piramida kependudukan di indonesia. Program ini juga menjadi relevan dimana aktivitas penyuluhan terbatas karena pandemi Covid-19," Ujarnya.

Sementara disampaikan Hj. Sofiah, S.H selaku Plt Kepala DPPKB karawang,  kegiatan orientasi Jurnalistik ke 2 bagi admin pengelola publikasi dan media sosial Satpel PPKB kecamatan se Kabupaten Karawang ini, merupakan lanjutan dari inovasi strategi penyuluhan tahun sebelumnya. 

"Saat ini kami punya 30 admin pengelola medsos yang ditugaskan Resmi untuk menyampaikan program-program Bangga Kencana di Kecamatan. Sasarannya program KB juga tidak lagi hanya pada Pasangan Usia Subur (PUS), tetapi keluarga dan para milenial," paparnya. 

Lebih lanjut Sofiah menyitir arahan Presiden Joko Widodo pada Rakernas BKKBN yang baru lalu, bahwa Sosialisasi program KB harus sudah memanfaatkan penggunaan Media sosial sebagai alat memintarkan masyarakat,  sehingga DPPKB memandang perlu mengadakan kegiatan ini  agar para pengelola Media Sosial pada tingkat kecamatan lebih kreatip dan propesional.

" Tahun 2021 ada dua agenda besar yang di hadapi DPPKB, pertama adalah Pendataan keluarga yang dilaksanakan 5 tahun sekali pada bulan April ini, serta  intruksi Presiden yang menunjuk BKKBN sebagai Pengelola pengentasan stunting di Indonesia. Kerja berat ini akan lebih ringan bila dibantu sosialisasinya melalui Media sosial, "pungkas Sofiah. (Teguh)