Polres Karawang Gelar Rekonstruksi Penemuan Mayat Wanita


Jajaran Sat Reskrim Polres karawang mengelar rekonstruksi kasus ditemukannya mayat seorang perempuan yang mayatnya ditemukan di kampung Buher Karangpawitan Karawang pada tanggal 15/3/2021 sekitar pukul 5.30 pagi.

Kegiatan rekontruksi dipimpin Kasat Reskrim Polres karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana. Usai Rekonstruksi tersebut, Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra mengatakan 34 adegan diperagakan tersangka dengan korban pengganti. Dalam rekonstruksi yang digelar, satu persatu adegan dilakukan tersangka terjadinya korban meninggal sampai ditemukan mayat korban.

"Tim kami langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga mengevakuasi korban Ke Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) karawang guna dilakukan Visum dan otopsi jenazah mayat perempuan tersebut. Selanjutnya,tim juga melakukan pendalaman penyelidikan dam mengumpulkan alat bukti,"katanya

Hari itu juga keluarga korban membuat laporan polisi di Polres Karawang sehingga jelas diketahui korban berinisial DW (26) tahun.

"Tim penyidik bekerja mengumpulkan alat bukti dan saksi-saksi sehingga mengungkap pelaku berinisial TA (28) seorang sopir dan kemudian diupayakan pengejaran,"katanya

Tersangka TA berhasil ditangkap pada tanggal 25/3/2021 di daerah Gedebage, Bandung tanpa perlawanan. Pelaku dibantu pelaku lainnya, MKA alias MAS

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku didapatkan fakta-fakta sesuai rekonstruksi untuk mencari persesuaian peristiwa."Dari keterangan tersangka maupun alat bukti lain, dan petunjuk berikut surat hasil keterangan visum, maka dapat kami sampaikan beberapa fakta seperti hasil Autopsi pemeriksaan Jenazah atau mayat diketahui bahwa penyebab kematian korban dikarenakan mati lemas atau Hipoksia pendarahan keluar dari mulut yang disebabkan karena penyakit tuberkulosis paru (TBC),"katanya

Kemudian fakta-fakta berikutnya adapun luka-luka yang ditemukan pada tubuh korban tersebut disebabkan saat jenazah dibawa menuju tempat kejadian perkara penemuan mayat tersebut sempat terseret hingga mengakibatkan luka di lutut dan kaki korban.

Ditemukan juga fakta bahwa setelah korban meninggal, barang milik  korban berupa Handphone dan tas dibuang di daerah Gedebage Bandung dan KW 8 Karang pawitan kabupaten karawang.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,tersangka dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan  dan pasal 181 tentang tentang mengubur dan menyembunyikannya dan mengangkut ataupun menghilangkan mayat dalam arti lain menyembunyikan kematian korban dengan ancaman 7 tahun penjara. (Jos)