Persediaan Peti Mati Di Karawang Menipis


Pandemi Covid-19 di Indonesia yang terus meningkat telah menginfeksi dan menewaskan ribuan. Di Kabupaten Karawang akhir-akhir ini paska ditemukan varian jenis Delta Covid-19 banyak yang terpapar karena penularannya begitu cepat, sehingga meningkatnya kasus positif Covid-19 berdampak pada menipisnya ketersediaan peti mati.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang, berencana menitipkan peti mati khusus pasien covid-19 di perwakilan kecamatan. Hal itu dilakukan untuk memudahkan distrubusi kepada masyarakat khususnya yang berada di daerah.

Endang Suryadi mengatakan, seharusnya peti mati khusus pasien covid-19 itu berada di dinas PRKP, namun sudah terlanjur dianggarkan di Dinkes dan ada kesulitan distribusi khususnya ke daerah-daerah yang jauh dari wilayah kota. Oleh sebab itu, pihaknya berencana menitipkan peti mati itu ke perwakilan kecamatan-kecamatan.

“Seperti contohnya di daerah Tegalwaru nanti bisa diambil di Kecamatan Pangkalan, atau daerah Cilamaya dan Tempuran bisa diambil di Kecamatan Lemahabang. Hal itu agar tidak terlalu lama saat proses pengambilannya,” ujar Kadinkes.

Dikatakan, untuk ketersediaan peti mati, bakal dicukupkan. Sebab yang meninggal itu cukup banyak. “Total yang meninggal sudah 600 orang lebih, dan sebenarnya ketersediaan peti pati itu sudah habis tapi nanti kita tambah lagi ketersediannya,” katanya.

Oleh sebab itu, lanjut Endang, pihaknya menghimbau agar tetap menerapkan protokol Kesehatan dan melakukan vaksinasi. “Kunci utamanya itu menerapkan 5 M itu tadi,” katanya.

Menurutnya, fungsi vaksin itu untuk mengurangi efek samping dari virus yang masuk ke tubuh. Jadi warga juga harus mengikuti vaksinasi, meskipun kemungkinan terkena covid masih ada namun efeknya tidak akan terlalu berat. (Teguh)