Polres Karawang Ringkus Pelaku Pencurian Di Proyek PLTGU


Polres Karawang berhasil mengungkap berbagai kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum polres karawang. Kasus tersebut diantaranya kasus pencurian yang paling menonjol adalah kasus pencurian yang berada di objek vital proyek nasional PLTGU dengan kerugian Vendor Proyek tersebut yaitu PT Samsung kabel dengan kerugian Rp 104.000.000.

"Dimana kita amankan lima tersangka,dan para tersangka berhasil diamankan sebanyak 5 orang tersangka berinisial FA(26),DA(40),J(40),M(40) keempatnya merupakan  karyawan PT  Samsung C&T dan satu orang Security sah satu  PT Dicilamaya dan berikut  dua orang penadah terkait kasus pencurian yang terjadi di Proyek Nasional PLTGU Cilamaya berinisial AR(40) dan D(71),"kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra, Kamis (10/6).

Pihaknya  juga berhasil  amankan 10 orang pelaku pencurian dengan pemberatan yang sasarannya toko kelontong yang berjualan palawija, dan pelakunya berinisial berhasil juga diamankan sebanyak 4 orang dan 1 orang penadahnya dimana hasil pengembangan dilapangan pelaku sudah melakukan aksinya di sepuluh TKP berbeda dari tahun 2020 sampai dengan 2021 dengan modus bobol plafon lewat atap lalu membongkar dan mengambil barang yang ada didalam toko tersebut seperti kacang hijau,kemiri,kacang tanah dan kacang kupas.

Satreskrim juga mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor yang terparkir dirumah Didaerah Ciminder Majalaya  berinisial K alias E (29) warga Cilebar karawang berikut penadahnya berinisial PK (46) warga Cilamaya kulon.

Kapolres AKBP Rama Samtama Putra membeberkan berbagai kasus kriminal yang telah berhasil diungkap dalam kurun waktu dua Minggu selama bulan juni 2021.

Adapun kasus kriminal yang berhasil kami ungkap terdiri dari 4 kasus pencurian dengan pemberatan,kemudian kasus pencurian kendaraan bermotor dan kasus 480 .

Selain para pelaku tindak pidana Satreskrim polres Karawang juga mengamankan barang bukti dari hasil kejahatan para pelaku berupa 7 buah kunci sepeda motor,8 unit kendaraan roda 2 berbagai merk,3 lembar STNK,5 buah kunci leter T,1 buah BPKB,5 buah plat nomor,4 karung kacang ijo,3 karung kacang tanah,10 potong kabel berukuran 1 meter,2 buah gunting pemotong kabel dan 1 buah kater.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya para tersangka diancam pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara,dan pertolongan jahat/tadah sebagai mana dimaksud dalam pasal 480 KUHP dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara. (Jos)