Refocusing Anggaran, Bukan Soal Setuju Atau Tidak Setuju


Semakin tingginya warga yang terkonfirmasi positif Covid 19, serta meningkatnya status zona merah di wilayah kabupaten Karawang berujung pada sesaknya pasien yang terkonfirmasi positif covid 19 di rumah sakit milik pemerintah daerah dan rumah sakit swasta. Sehingga menyebabkan warga yang terkonfirmasi positif covid 19 terpaksa melakukan isolasi mandiri dirumah.

Penasehat Cakra Institute Dadan Suhendarsyah mengatakan atas kejadian ini, semua harus ditangani oleh pemerintah daerah dengan serius, agar pandemi ini bisa dimitigasi dengan cepat. "Tentunya, hal itu perlu kiranya ada antisipasi anggaran yang tidak sedikit dalam menghadapi pandemi ini,"katany

Menurutnya, Pemerintah Daerah kabupaten Karawang harus segera merefocusing kembali APBD 2021, hal ini sejalan dengan UU No 2 tahun 2020 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 1 Tahun 2O2O Tentang Kebijakan Keuangan Negara Dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Corona Viris Deseas 2019 (COVID- 19) dan/atau dalam rangka menghadapi ancaman yang membahayakan perekonomian nasional dan/atau Stabilitas Sistem Keuangan menjadi Undang-undan.

"Ketika Refocusing kembali dilakukan pada APBD 2021, kita patut bertanya memangnya pada saat pembahasan, fokus APBD 2021 seperti apa? Bukannya sudah banyak ahli epidemic dan sumber-sumber info kompeten lainnya yg sudah mmprediksi bahwa Covid-19 akan lebih mewabah dibanding tahun sebelumnya,"tutur dada penuh dengan tanda tanya via pesan whatapps pada Nasionalita, Sabtu (19/06/2021).

"Berapakah Pemda memplotting penanganan wabah Covid di APBD 2021 shingga harus kembali melakukan ReFocusing"ucapnya

Lanjutnya, bukan soal setuju atau menolak refocusing, tapi menuritnya jelaskan dulu ke publik soal proses dan fostur APBD 2021, serta besaran anggaran untuk penanggulangan wabah Covid."Hal ini menjadi penting untuk mnghindari prasangka negatif trhadap pemda sebagai pengelola dan pengguna anggaran."cetus Dadan.

Dadan pun menyinggung soal berapa besar pemkab menyiapkan anggaran untuk penanganan pandemic di APBD 2021.

"Plottingnya tidak hanya terkait perawatan, pengobatan dan pengurusan jenazah pasien Covid.. tapi juga hrs diperhatikan, apakah disiapkan Jaringan Pengaman Sosial (Bansos) untuk warga terdampak atau supaya saat terpaksa ada PPKM ataupun Lockdown di lingkungan tertentu, kebutuhan keseharian warga sudah ada dari awal jangan sampai kelabakan, ditambah lagi anggaran untuk operasional Penegakan kebijakan Prokes, dalam hal ini melibatkan SatpoL PP dan kepolisian serta TNI,"jelasnya

"sudah adakah tertuang di APBD 2021", tutupnya. (Teguh)