Kajari Karawang Mulai Penyidikan Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Unsika


Kejaksaan Negeri Karawang dalam rangka hari Bhakti Adhyaksa ke-61 dengan tema Berkarya untuk Bangsa di Aula Kejari, Rabu (21/07/2021) merilis salah satu hasil capaian kerjanya yaitu penyelidikan tindak pidana korupsi Unsika pembamgunan gedung kuliah bersama G5, Lab. Komputer 2018 dan pembangunan gedung fasilkom tahun 2018 yang ditingkatkan menjadi ketahap penyidikan.

Kejari Karawang Rohayatie, menjelaskan berdasarkan surat perintah penyidikan No prin 1465 M :26-p21-07-2021 tangga 22 Juli 2021. Pada tahun 2018 unsika memperoleh dana sebesar 12,5 Milliar lebih untuk pembangunan gedung kuliah bersama G5 dan Lab. Komputer, sedangkan 7,8 Milliar lebih "Untuk pembangunan gedung fasilkom keseluruhan sumber dananya dari PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) tahun 2018."jelasnya.

Lanjut Rohayatie, pembangunan tersebut terdiri 2 kontrak bahwa berdasarkan permintaan keterangan dan dokumen yang diperoleh jaksa penyelidik maka di duga pembamgunan gedung kuliah bersama G5, Lab. Komputer 2018 dan pembangunan gedung fasilkom tahun 2018 terindikasi adanya perbuatan melawan hukum"Yang di duga pembangunannya tidak sesuai dengan spek dan mengakibatkan timbulnya kerugian negara," ujarnya.

Sementara Kasie Pudsus Dannie Chaeruddin, proses pembangunan di unsika yang diduga korupsi sudah masuk dalam daftar list prioritas untuk diusut sampai tuntas."pungkasnya.

Sampai berita diturunkan belum ada pernyataan apa pun dari unsika terkait kasus yang menjeratnya. (Teguh)