Bagi Pelanggar PPKM Darurat Akan Dikenakan Sangsi Hingga Puluhan Juta Rupiah.

Satuan reserse kriminal Pokres karawang bekerja sama dengan kejaksaan Negeri karawang gelasr sidang Tipiring bagi pelanggar PPKM Darurat.

Kasat Reserse Kriminal Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana bekerja sama dengan Pengadilan Negeri karawang
 negaskan," Mulai dari tanggal pemberlakuan PPKM hingga tanggal 13 juli 2021, kita melakukan penindakan sidang tipiring terhadap 115 orang, adapun dari 115 itu dibagi menjadi baik perorangan pelaku usaha maupun industri.

Harga minimal Rp 5.000.000 namun sesuai dengan putusan dari hakim selama ini kami kenakan denda berkisar dari mulai Rp 50.000 sampai dengan Rp 200.000 bagi pelaku usaha yang tidak mengindahkan Perda nomor 5 tahun 2021 itu baru kami kenakan sanksi yang cukup tegas sesuai dengan hukuman denda minimum Rp 5.000.000.

Sanksi terhadap diri sendiri cukup tegas ya kami berikan sanksi jauh di atas minimum ada 20 juta 30 juta akan memberikan hasil maksimal sampai dengan 50 juta karena kami melihat dari para pelaku usaha maupun industri ini harus bersama-sama kita bergotong-royong bagaimana caranya kita memutus rantai Covid-19.

Jadi jangan hanya mengejar covid disektor industri maupun lain sebagainya tapi kita mengabaikan keselamatan rakyat sebagai hukum yang tertinggi.

Dan untuk penutupan dan penyegelan sampai hari ini belum ada karena pemanggilan pertama kita laksanakan sidang seluruh perusahaan kita laksanakan sidang seluruh perusahaan turut Coperatif kemudian segera merubah dan memperbaiki kesalahan mereka
Yang telah kami temukan,contohnya seperti memberlakukan disektor esensial dimana sektor produksi maksimal hanya 50% banyak perusahaan masih diatas itu setelah kami lakukan penindakan kami cek dikemudian harinya tidak melakukan perubahan sesuai dengan edaran dari Kementerian dalam negeri.

Sampai hari ini kami sudah melakukan penindakan terhadap 10 industri besar dikabupaten karawang dan kami akan terus secara masif melakukan razia dan penindakan kepada seluruh industri maupun pelaku usaha dan masyarakat agar sama sama"mari kita putus mata rantai Covid-19 kita semua sehat dan selamat,tutur Oliestha.

Sidang yang digelar secara Virtual diGOR Panatayuda karawang tersebut dengan mengutamakan Protokol kesehatan.(Jos).