Viral Pria Penganiaya Anak Umur Tujuh Tahun,Akhirya DiTangkap.

Viralnya vidio penganiayaan terhadap seorang anak kecil dimedia sosial yang dilakukan seorang pria,Satuan Reserse kriminal polres karawang yang mengetahui kejadian dan telah menerima laporan atas kejadian tersebut langsung melakukan penangkapan terhadap seorang pria berinisial SJ (45).

Kapolres karawang AKBP Rama Samtama Putra didampingi Wakapolres KOMPOL Ahmad Faisal Pasaribu,Kasat Reskrim Polres karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana,Kasub-bag  Humas IPDA Budi Santoso dan Kanit PPA AIPTU Asep Setiawan saat Gelar Konferensi Pers menjelaskan,"Pada hari Senin tanggal 26 Juli 2021 sekitar pukul 18.30 WIB tim Resmob Polres Karawang telah mengamankan seorang pria inisial SJ (45) tahun di rumahnya di daerah Cinagoh barat kelurahan Karang pawitan Karawang wetan Kecamatan Karawang timur kabupaten Karawang, yang mana orang tersebut diduga kuat melakukan kekerasan fisik terhadap anak dibawah umur yang saat ini sedang viral di media sosial.

Kapolres juga  menjelaskan kejadian tersebut berawal saat korban sedang bermain dengan teman-temannya, kemudian korban disuruh teman-temannya mengejek tersangka, namun pelaku tidak senang dengan ejekan korban,Pelaku marah dan kemudian mengejar korban dan teman-temannya.

Saat korban hendak kabur bersama teman-temannya,namun anak yang menjadi korban berhasil ditangkap pelaku dan setelah itu pelaku menarik baju korban dan melakukan memukul kepala korban hingga mengalami luka memar di bagian mata sebelah kiri.

setelah pelaku memukul bagian kepala anak tersebut (Korban),Pelaku membanting anak (korban) ke tanah hingga mengalami luka memar di bagian lutut.

Orang tua korban yang tidak terima dengan kejadian yang menimpa anaknya, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Satuan reserse kriminal Unit PPA Polres karawang.

Polisi mengamankan barang bukti 1 buah dompet warna coklat,1 buah KTP,beberapa rekaman Cctv dan hasil visum dari rumah sakit.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Pelaku dikenakan pasal 80 ayat 2 UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU-RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman pidana penjara 5 tahun.tegas AKBP Rama Samtama Putra.
(Jos).