Soal Dampak Normalisasi Kalikalapa, Pemdes Wadas Jangan Berdiam Diri


Permasalahan longsor atau erosi yang diakibatkan oleh banjir yang melanda Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur masih serta dampak dari normalisasi terus bergulir bahkan saat ini semakin banyak warga menjadi korban atas fenomena tersebut.

menurut Kepala Dusun Perum Karaba Yayan Hartanto, berikut daftar korban yang rumahnya ambruk, terdampak akibat longsor yang terkikis oleh Kali Kalapa di Desa Wadas, diantaranya; Sanoto,Toto, Joko Nugroho, ArifNurteja, Hendi, ArifSuherman, Asep, Widyo, Fatur.

Adapun Fasum (Fasilitas Umum) yang rusak, diantaranya; Bangunan Posyandu,Tungku pembakaran sampah, Jembatan akses RT 05 dan RT 06 RW 09, Jalan RT 09 RW 09, Jalan RT 04 RW 09, Jembatan Utama Perum Karaba, SMA Islam Terpadu Mentari Ilmu, Pos Ronda, Warung Sayur milik warga dan Dinding Mushola Al Jihad dan bangunan lainnya.

Persoalan tersebut tuai kritikan dari Ujang Heryanto biasa disapa kang uher, Sekjen GMPI Ranting Wadas Kec. Telukjambe timur terkait longsor atau erosi yang menimpa pemukiman dan fasum warga perumahan karaba indah, seharusnya pihak Pemdes Wadas mampu mengatasi serta memberikan solusi atau langkah konkrit terhadap persoalan tersebut, saat ditemui Nasionalita disekre gmpi,  Sabtu (25/09/2021) siang.

"Bukan menyalahkan piha-pihak lain,  yang terkesan lepas tanggung jawab." ujarnya.

Lanjut kang uher, warga terdampak longsor atau erosi normalisasi kali kalapa sangat dirugikan. Sehinggga mendesak pemdes wadas untuk bertanggung jawab baik secara moril maupun materil dan memberikan solusi pada pemdes wadas untuk berembuk atau musyawarah dengan semua warga yang terkena dampak tersebut agar persoalan tersebut ada jalan keluar yang pasti. "pungkasnya. (Teguh)