Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau arus mudik di Rest Area KM 57 Cikampek bersama sejumlah menteri.

Dalam kunjungannya di Rest Area KM 57 Jakarta Cikampek Kapolri bersama rombongan mengecek pelayanan Pertamina Motoris yang melayani ketersediaan BBM bagi pemudik kehabisan BBM.(26/4/2022)

Kapolri juga mengecek Pos Pelayanan Ops Ketupat Lodaya 2022 Rest Area KM 57. Di pos ini, tersedia layanan vaksin Covid-19 bagi pemudik yang ingin melakukan vaksinasi dosis 1, 2 maupun 3.

Selain itu, ada beberapa fasilitas yang juga disediakan bagi pemudik, seperti ibu yang ingin menyusui, hingga perpustakaan.

Seperti yang telah dianjurkan pemerintah, bagi yang akan melakukan perjalanan mudik dipastikan sudah melakukan vaksinasi. Jika sudah melengkapi dosis vaksinasi, tentu bisa dipastikan perjalanan akan lebih nyaman dan aman.

Hal yang juga perlu diperhatikan pemudik adalah memastikan kondisi fisik yang baik, kendaraan yang prima dan perbekalan yang cukup.

Sejumlah rekayasa lalu lintas juga telah disiapkan, mengingat diperkirakan akan ada 23 juta kendaraan pribadi roda empat dan 17 juta roda dua yang melintas. Di antaranya adalah uji coba Ganjil genap, contraflow dan one way.

Ini yang perlu diperhatikan pemudik untuk meminimalisir kepadatan di jalur mudik, yakni di jalur tol Jakarta-Cikampek.

Namun, ternyata banyak pengendara belum mengetahui atau memahami aturan tersebut, dalam hal ini ganjil genap, sehingga menimbulkan kemacetan, tepatnya di KM 47. Titik tersebut adalah area pengecekan kendaraan yang hendak melakukan perjalanan ke arah Jawa Tengah dan Timur dari arah Jakarta.

Uji coba ganjil genap akan dilakukan selama tiga hari. Hari ini, Selasa (26/4), adalah hari kedua uji coba ganjil genap yang dimulai dari KM 47 – KM 70. Namun, hari ini diperpanjang mulai dari KM 47 – KM 188 atau Gerbang Tol Palimanan.

Sementara untuk besok Rabu (27/4), ganjil genap  berlaku mulai dari pukul 10.00-17.00 WIB mulai dari KM 47 – KM 414 atau Gerbang Tol Kalikangkung.

Kemudian rekayasa lalu lintas (lalin) contraflow akan diberlakukan ketika kondisi kepadatan lalin di jalan tol Jakarta-Cikampek sudah sangat  penuh dan mengalami kepadatan.

Jika dua rekayasa lalu lintas tersebut tidak dapat mengatasi kepadatan, pihak kepolisian akan melakukan rekayasa lalin berupa one way. Rekayasa lalin ini akan dilaksanakan sepanjang jalur mulai dari KM 47 – KM 414 atau Gerbang Tol Kalikangkung.

Upaya tersebut masih terus dievaluasi hingga diharapkan bisa mengurai kepadatan. Terutama saat puncak arus mudik mulai tanggal 28 April – 1 Mei 2022.(Josh)