NASIONALITA - Aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan terkait dengan kasus kebakaran yang menghanguskan enam ruangan di gedung A Museum Nasional atau Museum Gajah, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Komarudin mengatakan pihaknya akan menelusuri unsur pidana dalam peristiwa kebakaran tersebut.
“Kami pastikan proses hukum akan ditegakkan mana kala ditemukan adanya potensi-potensi, hal-hal yang memang mengarah pada perbuatan pidana,” ujar Komarudin kepada wartawan, Minggu 17 September 2023.
Baca Juga: Film Dokumenter Kopi Sianida Akan Tayang pada 28 September di Netflix
Lebih lanjut, Komarudin menyampaikan pihaknya terus melakukan pendalaman kebakaran tersebut dengan mencari penyebab pasti sumber api dalam kebakaran hingga membesar dan menghanguskan bangunan gedung.
“Saat ini sedang mengevakuasi barang-barang bernilai sejarah yang masih bisa kita selamatkan. Termasuk juga dari tim Puslabfor yang sedang mengamati titik api mulanya dari mana,” ujarnya.
Komarudin menambahkan, kita belum sampai pada dugaan. Tim masih bekerja untuk mencari, dugaan titik pertama penyebabnya nanti apakah korsleting, atau apa, ini masih sangat-sangat bias.
Baca Juga: Promosikan Judi Online Polri Akan Segera Panggil Wulan Guritno
Diberitakan sebelumnya, Polisi menyebut ada sejumlah kendala dalam dalam proses penyelidikan kasus kebakaran Museum Nasional.
Salah satunya membedakan antara puing kebakaran dan benda bersejarah yang kemungkinan terbakar.
“Kita sangat sulit membedakan mana-mana barang puing-puing reruntuhan, atau pun benda bersejarah, kita nggak paham,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin.
Baca Juga: Diduga Terlibat Jaringan Narkotika Internasional, Polda Lampung Tangkap Selebgram Adelia Putri Salma
Kepolisian juga telah melibatkan laboratorium forensik (labfor) untuk mendalami kasus ini. Selain itu, pihak Museum Nasional juga dikerahkan untuk pendataan barang bersejarah yang terbakar.
Hingga saat ini tim gabungan masih bekerja dari Puslabfor, penyidik Polda dan Polres, dan ahli artefak ataupun sejarah.
Artikel Terkait
Resmi Sebagai Tersangka Kasus Korupsi, KPK Kini Cegah Walikota Bima ke Luar Negeri
Pemerintah Akan Segera Bahas Wacana Ibadah Haji Satu Kali Seumur Hidup
Berikut Daftar 52 Mantan Napi Sebagai Bacaleg DPR RI pada Pemilu 2024 Mendatang
Bey Machmudin DItunjuk Presiden Jadi PJ Gubernur Jabar
Satu Anggota Polri Gugur dalam Peristiwa Kontak Tembak dengan KKB